Memimpin dengan Hati
Di dalam suatu
organisasi, sosok seorang pemimpin memegang peranan penting untuk menentukan
langkah dan strategi yang harus diambil dalam mencapai tujuan organisasi. Sebagai
pemimpin, ia memiliki kewajiban untuk mendorong orang lain untuk mencapai
tujuan yang telah ditetapkan (visi).
Tidak jarang,
dengan keterbatasan yang dimiliki oleh tim, baik dari segi waktu dan jumlah
anggota yang tersedia, seorang pemimpin harus mampu untuk mengambil langkah
yang tepat untuk mencapai hasil yang semaksimal mungkin. Kadang kebutuhan
kondisi ideal terdesak akan tuntutan hasil maksimal yang ingin dicapai. Lalu
kita melupakan faktor-faktor lain yang juga penting. Perasaan.
Para pengikut
tidak akan bekerja maksimal jika pemimpin mereka membuat mereka merasa lemah,
memiliki ketergantungan, atau terasingkan. Perilaku dan sikap pengikut akan
menentukan keberhasilan seorang pemimpinan (Hendry Satriago – Presiden General
Electric Indonesia). Begitu pula sebaliknya. Karena keberhasilan organisasi
bukan karena usaha sendiri, tetapi karena upaya bersama. Tanpa pengikut,
pemimpin tidak ada.
Karena itu, peran
pemimpin tidak hanya memimpin. Ia juga harus bisa mengarahkan, memberdayakan dan
membimbing para pengikutnya. Pemimpin juga harus bisa membina hubungan dan
interaksi kerja yang baik dalam organisasinya. Dan yang utama, memimpin dengan
hati.
Ada banyak cerita
kesuksesan perusahaan karena pemimpin mereka yang memimpin dengan hati. Rich
Teerlink, mantan CEO Harley Davidson yang berhasil membangkitkan Harley
Davidson menjadi satu merk popular di dunia setelah keterpurukannya di awal
tahun delapan puluhan. Pembenahan yang dilakukan ternyata hampir semuanya
difokuskan untuk membenahi sumber daya manusia dan organisasi. Dalam hal
kepemimpinan misalnya. Para pemimpin tidak hanya menuntut kepada para
bawahannya, namun juga mau bertanya apa yang diinginkan dan dibutuhkan mereka. Para
pemimpin lebih mendengarkan bawahannya dan tidak lagi ‘menendang’ mereka yang
dianggap membangkang. Meski tidak sedikit energy dan biaya yang dihabiskan
untuk memperbaiki hubungan dengan para pekerja, gaya kepemimpinan baru Teerlink
ini membuahkan kesuksesan yang bertahan hingga saat ini. Semoga kita semua bisa
belajar dari Teerlink dan dari kearifan para pemimpin sukses lainnya. (DY)

Comments
Post a Comment